Author : Reyna Cassie Herotic
Main Cast : Jung Yunho, Kim Jaejoong, Kim Junsu, Shim
Changmin, Park Yoochun
Other Cast: [waiting]
Anyeong, ini FF pertamaku, aku sempet hampir nagis karena
bikin ni FF, entah tmen2 yang bacanya ikutan nangis atau engga, hehehe, jadi
aku minta maaf kalo Ffnya gak nyambung, atau ada kata-kata yang salah, mohon di
maklumi, dan moho di komentari yah, aku sangat mengharapkan kritik dan saran
dari temen-temen semua,,, selamat mebaca… ^^ salam *Kim Reyna*
______________________________________________________________________________
Author
POV
Malam hari pukul 07:00 waktu korea selatan, terlihat seorang
namja sedang berlatih dance sendirian. Dia adalah Jung Yunho, Leader dari
boyband terkenal di korea yaitu TVXQ. Badannya basah penuh keringat dengan
nafas yang tak beraturan. Lelah?? Sudah pasti.
“Hyung
Istirahat dulu lah…!!” pinta seorang namja yang ternyata rekan Yunho.
“ohhh Changmin-ah..?? kau bawa apa itu?” tanya yunho sambil
mengambil handuk untuk membasuh keringatnya.
“Pocari
Sweat^^ hehehe. Minumlah hyung biar seger!!” sambil tersenyum
“hemm gomawo Min,.” sambil meminum minuman yang diberikan
changmin
“Hyung,
dancenya sudah bagus, kenpa masih latihan??” tanya changmin basabasi
“hanya ingin berlatih saja biar jadi lebih mantap, tidak sepertimu
:P” ejek yunho
“iiiihhhh
hyung, kita harus cukup istirahat untuk tour Catch Me, ingat kan??”
“iyaa,,, untuk itulah aku latihan Min-ah.. Aku tak mau
megecewakan cassiopeia nanti.”
“hahaha,
kalau begitu aku juga latihan ah…..”
“STOP, waktu latihan sudah habis, waktunya kita pulang
sekarang!!” perintah yunho.
“MWO??
Pulang??”
“Ne, Kau tidak mau pulang?? Ya sudah, kau di sini saja
sendirian. Hihihi”
“MMMWWWOOO???
ANDWE!! Aku tidak mau,, Ahhhh hyung tega ah..” rengek changmin
“hehehe emm ngomong-ngomong kau sudah makan malam?” tanya
yunho,
“belum
hyung, wae?” tanya changmin semangat
*pasti yunho hyung mau mengajak makan malam* kata changmin
dalam hati
“hemm bagus,, kalau begitu kita makan sama-sama eottokhae??”
ajak yunho.
“ditraktir
gak hyung??” goda changmin
“enak saja, kau bayar sendiri lah..!” kata yunho sambil
mengambil tasnya berniat untuk mengganti baju.
“ hah
pelit, dulu Jaejoong Hyung yang sering mentraktirku makan….. ….. …. Oops”
changmin menghentikan kalimatnya sambil menutup mulut.
“Mi-mian
Hyung, bukan maksudku……”
Suasana
tiba-tiba menjadi hening, yunho terdiam mematung, dan changmin pun mulai merasa
takut.
“Kau diam disini, aku akan ganti baju dulu!” kata yunho
sambil membawa tasnya menuju ruang ganti. Changmin hanya bisa terdiam dan
melihat yunho berjalan keluar dari ruang latihan.
YUNHO
POV
Aku berjalan keluar menuju ruang
ganti. Entah kenapa hatiku terasa perih saat changmin menyebut nama-nya. Iya
kim Jaejoong, dia adalah anggota TVXQ. Tapi karena suatu masalah yang melanda
grup kami,Jaejoong, Yoochun dan Junsu keluar dari TVXQ. Hal itu membuat luka di
hatiku sampai sekarang. Kini anggotaku hanya Changmin seorang, dan hal yang
bisa kami lakukan saat ini hanyalah, beruasaha menjadi yang terbaik dan
mengungkapakan perasaan kami ber-2 lewat lantunan lagu. Entah apakah mereka
mendengarnya atau tidak. Tapi yang aku tau mereka pasti merindukan kami juga.
Sampai
di ruang ganti ku tatap diriku di cermin.
“Jaejoong….. …….. ……. Yoochun…… ……. …….. Junsu……. …… ……….” panggilku.
Tanpa sadar air mataku menetes saat menyebut nama mereka.
“Aku ingin kita kembali…… ….. ….. seperti dulu lagi.. ….. …..
…..!!” tangisanku semakin menjadi, dadaku sesak, sakit rasanya. Semakin mengingat
mereka semakin sesak rasanya. Apa rindu ku pada mereka sudah mencapai batas? Fikir
ku dalam hati.
Ku usap air mataku, dan bergegas
mengganti baju.
15
menit kemudian
Aku keluar dan berjalan kembali
menuju ruang dance. Mataku masih sembab, dan masih adi air menggenang di
mataku. Aku berusaha tegar, dan terlihat baik-baik saja, akutidak mau nanti
changmin tau kalau aku menangis.
Aku tiba
di depan pintu ruang latihan dance, aku mendengar lantunan lagu yang tak asing
di telingaku dan dengan suara yang samar.
“Lagu
ini…. ….. ….. ….. W—when we’ll be together???” tanyaku penasaran sambil membuka
pintu sedikit.
“Cha-Changmin
Menangis??” tanyaku. Tubuhku tak bisa bergerak. Hatiku bagai tersayat pisau
melihat Changmin menangis terisak seperti itu. Dia benar-benar merindukan sosok
ketiga hyungnya.
*Ya tuhan apa yang bisa aku lakukan untuk orang-orang yang
aku cintai ini??*
Air
mataku kembali mengalir. Aku yang tadinya ingin bersikap tegar, kini mulai
lemas, dan hanya bisa terdiam di balik pintu sambil menutup mulutku, menahan
tangisku. Selama ini aku tak tau ternyata changmin sangat merindukan mereka, sikap
tegar dan senyumnya selama ini tersimpan tangisan yang tak ku duga. Aku merasa
bodoh, seharusnya aku jujur kalau aku sangat merindukan mereka juga, aku sangat
ingin bertemu dengan mereka, memeluk mereka, dan berkata AKU MENYAYANGI KALIAN,
AKU TAK INGIN BERPISAH DENGAN KALIAN, KALIAN KELUARGAKU, TEMANKU, DAN, SEPARUH
DARI HIDUPKU. Ingin sekali aku mengatakan itu. Tapi taka ada jalan bagi kami
untuk bertemu langsung. Jangankan untuk bertemu, skedar mendengar suara mereka
di telfon saja tidak bisa.
Kedua kakiku
lemas, aku terduduk di depan pintu sambil menahan tangisku, ku remas dadaku
yang terasa sangat sakit.
“Chang-Min…. …. Mi-Mianhe… A…. aku… tak… bisa…. Hiks..
menjaga TVXQ…hiks” kataku terbata-bata.
Lagu
itu masih terdengar, changmin masih menyanyikan lagu itu.
TBC….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar